Sarjana Peternakan

Universitas Sebelas Maret
Surakarta, Jawa Tengah
Info program

Isi program

Potensi sumber daya alam dan ketersediaan ternak lokal memerlukan penanganan serius guna mencapai sasaran kemandirian pangan asal ternak dan kesejahteraan peternak. Untuk itu diperlukan sarjana peternakan yang kompeten yang dapat mengendalikan program pembangunan peternakan menjadi lebih terarah. Visi Menjadi lembaga pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan/teknologi di bidang peternakan terpadu yang berkelanjutan. Misi Menyelenggarakan: Pendidikan di bidang peternakan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan bertaqwa Penelitian untuk mengembangkan ilmu pengetahuan/teknologi yang berguna bagi pengembangan peternakan; dan Pengabdian kepada masyarakat untuk menerapkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan/teknologi. Prodi Peternakan FP Universitas Sebelas Maret memiliki 4 laboratorium, yaitu Laboratorium Produksi Ternak, Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Laboratorium Sosial Ekonomi Peternakan dan Laboratorium Industri Pengolahan Hasil Peternakan. Selain itu memiliki laboratorium lapangan (experimental farm) yang dapat digunakan untuk praktikum dan penelitian yang terletak di Kabupaten Karanganyar, bekerja sama dengan instansi terkait dalam penggunaan sarana praktikum dan penelitian. Prodi Peternakan FP Universitas Sebelas Maret dalam pelaksanaan pembelajarannya menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah dan swasta yang bergerak dalam bidang peternakan, meliputi kementerian, pemda, dinas terkait, institusi penelitian, industri pakan dan pembibitan ternak, perbankan, pengolahan hasil ternak, dan pengembangan ternak dalam rangka kedaulatan pangan. Alumni Prodi Peternakan FP Universistas Sebelas Maret dapat bekerja di perusahaan bidang peternakan (industri pakan, breeding farm, farmasi hewan, peternakan komersial) , instansi pemerintah (dinas peternakan, lembaga penelitian), perguruan tinggi, perbankan, wirausaha, dan sebagainya.

Pilihan program
Durasi program:
4 tahun
Biaya kuliah:
IDR 500.000 sampai 12.640.000 (tergantung kemampuan ekonomi)
Tanggal mulai:
Agustus