Sarjana Mikrobiologi Pertanian

Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta
Info program

Isi program

Fakultas Pertanian UGM memiliki program pendidikan sarjana (S1) yang dirancang bagi lulusan SMA dan yang sederajat untuk dididik menjadi Sarjana Pertanian yang memiliki kompetensi khusus di bidang Mikrobiologi Pertanian yaitu Program Studi Mikrobiologi Pertanian. Pembelajaran mikrobiologi dimulai pada tahun ke 2, tepatnya pada semester IV, setelah mahasiswa memperoleh bekal ilmu pengetahuan dasar yang memadai terutama kimia dan biologi. Bekal ilmu pengetahuan sebagai sarjana pertanian diberikan terutama pada tahun pertama dan kedua, serta porsi pemberiannya semakin berkurang hingga semester VII yang diikuti dengan peningkatan pembekalan semakin terinci terkait mikrobiologi pertanian. Pada semester V dibahas topik-topik terinci tentang mikroorganisme yang tercermin pada mata kuliah Pengantar Taksonomi Mikrobia, Fisiologi Mikrobia, Genetika Mikrobia, dan Ekologi Mikrobia. Keterkaitan mikroorganisme dengan pertanian dipelajari pada semester VI dalam mata kuliah Mikrobiologi Tanah dan Mikrobiologi Air, dilanjutkan dengan pembahasan aplikasi / pemanfaatannya di semester VII yang meliputi mata kuliah Pengantar Biodegradasi dan Bioremediasi, Mikrobiologi Agroindustri, Teknologi Produksi Biomasa Mikrobia, serta Bioteknologi Tanah dan Lingkungan. Aspek keamanan dan kelestarian penggunaan bahan hayati dalam hal ini adalah mikroorganisme juga diberikan pada mahasiswa dalam topik kuliah Keragaman Hayati Mikrobia dan Keamanan Biologi. Sebagai bentuk pendalaman pembelajaran mikrobiologi pertanian, mahasiswa melaksanakan proyek penelitian di bidang mikrobiologi yang hasilnya ditulis dalam bentuk skripsi dan jika memungkinkan ditulis dalam bentuk publikasi di jurnal ilmiah. Apa yang menjamin kualitas proses pembelajarannya? Program Studi Mikrobiologi Pertanian didukung oleh 14 staf pengajar tetap yang terdiri atas 10 orang berderajat doktor (4 diantaranya profesor) lulusan Amerika, Jepang, Inggris, dan Indonesia, 2 orang kandidat doktor, 1 master lulusan Amerika, dan 1 insinyur sarat pengalaman. Praktikum dan Penelitian bidang mikrobiologi dilaksanakan di 6 laboratorium pendukung yaitu Laboratorium Mikrobiologi Dasar, Laboratorium Genetika Mikrobia, Laboratorium Fisiologi Mikrobia, Laboratorium Ekologi Mikrobia, Laboratorium Mikrobiologi Agroindustri, dan Laboratorium Mikrobiologi Tanah & Lingkungan. Audit mutu akademik internal dilaksanakan secara berkala di program studi ini untuk memantau pelaksanaan praktek pembelajaran yang baik dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran secara berkelanjutan. Lapangan kerja yang tersedia bagi tenaga ahli mikrobiologi pertanian sangat beragam. Sarjana yang memiliki keahlian Mikrobiologi Pertanian terpantau bekerja di beberapa industri swasta di bidang perkebunan, perikanan, pertambangan, pakan, pangan, obat tradisonal, dan bahan kimia, Terdapat pula lulusan yang meniti karier sebagai peneliti di lembaga-lembaga penelitian, seperti Pusat Penelitian Bioteknologi Perkebunan, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Pusat Penelitian dan Pengembangan Gula, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Badan Tenaga Atom Nasional, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, serta sebagai birokrat di pemerintahan antara lain di Dinas Pertanian dan Bappeda.

Pilihan program
Durasi program:
4 tahun
Biaya kuliah:
Dari IDR 500.000 sampai 9.000.000 (tergantung kriteria penghasilan)
Tanggal mulai:
Agustus