Sarjana METEOROLOGI TERAPAN

Institut Pertanian Bogor
Bogor, Jawa Barat
Info program

Isi program

Meteorologi Terapan dapat diartikan sebagai cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari segala sesuatu mengenai gejala alam atmosfer dan kebumian, termasuk interaksi komponen-komponen lingkungan biologi, fisika, kimia dan pengaruh perilaku manusia serta terapannya pada berbagai segi kehidupan. Pengembangan Program Studi Meteorologi Terapan, Departemen Geofisika dan Meteorologi merupakan bagian integral dari visi IPB untuk menjadi perguruan tinggi berbasis riset kelas dunia dan kompetensi utama pertanian tropika dan biosains serta berkarakter kewirausahaan, pengembangan keilmuan dan kompetensi lulusan Meteorologi Terapan yang mempunyai kemampuan dalam melakukan observasi, analisis dan pemanfaatan data dan informasi, khususnya iklim/cuaca. Bidang Keilmuan di Program Studi Meteorologi Terapan terdiri dari 4 bidang dengan mandat masing-masing: Meteorologi, mandatnya mengembangkan sains atmosfer, metodologi dan teknik permodelan (diagnostek dan prognostik) fenomena atmosfer skala lokal, regional dan global; termasuk didalamnya aspek pencemaran atmosfer (gas, cair dan padat) antropogenik dan natural. Agrometeorologi, mandat pengembangan Meteorologi untuk menunjang perencanaan dan kegiatan pertanian dalam arti luas termasuk produksi tanaman, ternak dan ikan. Hidrometeorologi, mandatnya mengkaji hidrosfer dalam kaitanya dengan proses fisik di atmosfer dan litosfer. Klimatologi, dengan mandat mengembangkan sains dan teknologi bidang klimatologi dan terapannya yang dapat mengoptimalkan pemanfaatan informasi dan sumberdaya iklim untuk mendukung kegiatan pembangunan yang berkelanjutan. Ilmu iklim dan cuaca dapat diterapkan di berbagai bidang. Banyak alumni yang bekerja di instansi pemerintah seperti BMKG (Badan Geofisika Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), Kementrian Kehutanan, Pertanian, Lingkungan Hidup, dan Pekerjaan Umum. Di sektor swasta banyak alumni yang bekerja di sektor perkebunan dan perusahaan agroindustri lainnya. Selain itu banyak juga alumni yang bekerja di lembaga riset baik nasional maupun internasional seperti CIFOR (Center for International Forestry Research), ICRAF (World Agroforestry Centre), WWF (World Wildlife Fund), Wetland Internasional, DNPI (Dewan Nasional Perubahan Iklim), dan beberapa lembaga riset lainnya. Selain bekerja di berbagai instansi dan perusahaan lulusan IPB pada umumnya memiliki bekal jiwa kewirausahaan sehingga mampu membangun usaha mandiri.

Pilihan program
Durasi program:
4 tahun
Biaya kuliah:
IDR 500.000 sampai 9.600.000 ( sesuai kondisi sosial-ekonomi mahasiswa )
Tanggal mulai:
Agustus